Sering kali Bumi yang kita tempati bergoyang.
Ketika bumi bergoyang, banyak korban berjatuhan; dari ratusan sampai ribuan nyawa melayang.
Seperti
yang ada digambar sebelah terjadi
dipalu sulawasi pada jum’at sore kemaren beserta sunaminya.
Disana banyak korban yang berjatuhan dari orang tua sampai anak-anak. dan
banyak dari rumah warga yang hancur diterpa sunami.
Mengapa bumi bisa bergoyang? Tentunya itu
adalah kehendak Allah swt. Akan tetapi, ada
hukum sebab dan akibat yang telah menjadi sunnatullah. Disini ada beberapa
pendapat mengenai gempa bumi. Menurut satu pendapat, didasar bumi ini hidup
makhluk Allah swt. Yang berupa hewan kerbau raksasa. Ketika Allah hendak mengguncangkan
bumi ini, maka Allah swt memerintahkan seekor serangga untuk memasuki
hidungnya. Sehinggga ia merasa geli lalu menggeleng-gelengkan kepalanya, hingga
bumipun bergoncang dengan dahsyat.
Menurut pendapat yang lain, bumi bergoncang
karena Allah SWT. Memerintahkan malaikat untuk menggoyangkan akar-akar jabal
Qof (gunung Qof) yang menancap dipermukaan bumi, ketika akar-akar itu
digoyangkan , bumipun ikut bergoyang sehingga menimbulkan gempa bumi. Pendapat
yang lain, menyatakan gara-gara ikun hiu
raksasayang bergerak.
Dari beragam pendapat diatas, siapa yang paling
benar? Wallahu a’lam, tetapi ada riwayat dari Ibnu Umar RA. beliau
berkata, pada zaman khalifah umar ra. Pernah terjadi gempa bumi. Lalu sang
khalifah menaiki mimbar dan berkata:” gempa bumi takkan melanda suatu negara,
kecuali apabila dalam negara itu perzinahan dan riba telah merajalela.”
Disarikan
dari Tuhfatul-Habib’ala syarhil-khatib,
karya Sulaiman
Muhammad bin umar asl-Bujairimi, II/466-467

0 Comments: