Gersempal,
(al- Madad): Satu Muharrom merupakan awal tahun Hijriyah
(Tahun Baru Umat Islam) yang terhitung dari hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Mekah ke Madinah dan termasuk
salah satu PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) yang dalam hal ini sebagian umat
islam di seluruh penjuru dunia berlomba-lomba dalam memeriahkannya, salah
satunya Pondok Pesantran Darul Ulum Gersempal Omben Sampang..
Ponpes Darul Ulum turut memeriahkan perayaan
tahun baru islam tersebut yang dikemas dengan konsep Muballighin dan
dimeriahkan oleh tim hadrah Anwaru al-Syubban. acara tersubut sebenarnya
mempunyai cerita unik didalamnya, karena dalam acara tersebut dari pihak
panitia sendiri mengadakan acara tanpa persiapan yang matang, bagaimana tidak
panitia baru mempersiapkan semuanya 1 hari sebelum acara tersebut dilaksanakan.
“ sebenarnya persiapannya tidak ada sama sekali, namun dihari
senin sebelumnya Ust. Syafi’uddin selaku seksi pendidikan menanyakan selasa
besok tahun Baru Islam Bagaimana mau Diadakan apa tidak ? Acara ini harus
tetap berjalan.” Ujar Ust. Syamsuri salah satu seksi ‘Ubudiyah. Selasa 11/09/2018.
“Adanya acara tersebut
hanyalah berangkat dari rasa semangat yang besar bahwa syiar Islam tetap harus
ditegakkan meskipun kita dalam keadaan kurang persiapan.” Imbuhnya
Dalam acara ini saya harus membuat konsep sendiri karena para asatidz
juga mempunyai kesibukan masing-masing, lalu meminta dukungan kepada R. Imam
Nawawi dan Ust. Syafi’uddin setelah itu baru saya meminta dana untuk membuat
Banner, meskipun saya mempuanyai perasaan takut akan Banner tersebut tidak
jadi,” Imbuhnya lagi
Adanya acara yang
sebenarnya minim persiapan dalam segala hal tersebut, tetapi dalam hal ini tidak kami hiraukan sama
sekali karena acara ini merupakan salah satu syiar Islam, maka meskipun dengan
persiapan seadanya namun dengan semangat yang tinggi, Alhamdulillah acara
tersebut berjalan dengan sangat meriah dan tidak ada gangguan sama sekali
bahkan acara tersebut berjalan dengan lancar-lancar saja. Bahkan, dalam acara
tersebut sama halnya dengan acara yang telah dikonsep sejak lama.
Dalam acara yang diadakan
oleh seksi ‘Ubudiyah tersebut, sebenarnya ada benang merah yang menghubungkan antara
‘Ubudiyah dan Pendidikan dalam hal pembinaan
karakter, yaitu dapat memberikan pembelajaran kepada Santri untuk mengingat
serta meneladani kisah hijrah Rasulullah dan tidak mengikuti kebiasaan-kebiasaan
yang dilakukan oleh orang –orang kafir yang mengisi moment tahun barunya dengan
hal yang tidak ada faedahnya, walaupun ada juga sebagian orang-orang islam yang
ikut-ikutan terhadap budaya orang kafir tersebut. Dan sekaligus mendidik para santri
bahwasannya seorang Santri harus siap tampil di depan khalayak ramai, walaupun
tanpa persiapan yang matang. Dan disana
juga mendididik para Santri agar dirinya bisa menjadi santri yang multi Talenta.
Santri yang berjumlah ratusan tersebut sangat
antusias sekali dengan adanya acara ini karena adanya acara ini sebenarnya
bertujuan untuk mengingatkan kita kepada Rosulullah pada saat Hijrah dari Mekah
ke Madinah karena Hijrah tersebut tidak boleh dilupakan, serta mendidik para
santri agar tidak Latah terhadap budaya-budaya barat. Seperti penuturan
Rabiatul Anam, salah satu santri Ponpes Darul Ulum “Sebenarnya acara tersebut sangatlah baik
bagi santri, karena disamping dapat mengisi kekosongan waktu yang diliburkan
oleh pondok sekaligus memberi wawasan kepada para santri, terlebih santri yang
masih baru mengenai kisah hijrahnya Rasulullah, serta menanamkan
keyakinan bahwa mengisi tahun baru tidak harus dengan acara yang gegap gempita,
namun bisa juga memeriahkannya dengan acara yang sederhana”. Ujar Robiatul
Anam, salah satu Santri di Pondok Pesantren Darul Ulum.
Acara ini Insya Allah akan terus dikembangkan dan dilestarikan dalam
artian akan lebih baik dari yang sekarang “ acara ini Insyaallah tidak akan
diadakan di Masjid saja, bahkan acara ini akan di tempatkan di depan madrasah atau di
lapangan, dan apabila acara ini diadakan dilapangan, mungkin akan ada sumbangan
tersendiri untuk membeli air atau kebutuhan yang lain, namun hal ini masih
merupakan agenda.” Tutur Ust. Syamsuri.
Acara peringatan Tahun Baru Hijriyah ini bisa
berjalan dengan meriah, lancar, dan maksimal berkat semangat yang besar dan
pengorbanan dari tim panitia dan keacaraan. (Rep)

0 Comments: