Sabtu, 19 Juni 2021

Apa Kata MUI Saat Libur Tahun Baru Islam dan Pemindahan Maulid Nabi?

Apa Kata MUI Saat Libur Tahun Baru Islam dan Pemindahan Maulid Nabi?

SANTRI SEMESTA-Anwar Abbas, Wakil Ketua Majelis Ulima Indonesia (MUI), tidak menentang pergantian tahun baru Islam dan hari raya Maulid Nabi. Ia meyakini, perubahan ini tidak mempengaruhi waktu perayaan, melainkan saat hari raya.

"Bukan tanggal hari keagamaan, tapi tanggal atau waktu istirahat dari Selasa hingga Rabu. Tujuannya untuk menghindari libur panjang, karena Senin adalah hari yang menegangkan," kata Anwar, Jumat (18/6/2021). ).

Ketika datang ke Idul Fitri, situasinya berbeda. Ia meyakini waktu Idul Fitri tidak bisa diubah karena menyangkut waktu ibadah bagi umat Islam.

“Untuk Idul Fitri, tanggalnya jelas tidak bisa diubah karena menyangkut ibadah atau upacara keagamaan, dan waktu dan tanggalnya ditentukan oleh Islam sendiri,” jelasnya.

Dia menilai, perubahan waktu libur merupakan kewenangan pemerintah. Pemerintah akan mempertimbangkan banyak hal terkait libur, termasuk lonjakan Covid-19.

“Kalau soal hari raya keagamaan, kekuasaan pemerintah terletak pada waktu mana yang lebih baik dan mana yang lebih menguntungkan,” pungkasnya.

Pemerintah mengubah waktu libur Tahun Baru Islam dan mengubah maulid Nabi pada tahun ini. Libur Tahun Baru Islam 1443 H pada Selasa 10 Agustus 2021 diubah menjadi Rabu, 11 Agustus 2021. Hari Raya Nabi Muhammad SAW pada tanggal 19 Oktober jatuh pada hari Rabu, 20 Oktober 2021.

Previous Post
Next Post

0 Comments: